Valverde Ungkap Kekurangan Barca Kala Menghadapi Vallecano

Barcelona mesti susah payah memetik 3 angka di markas Rayo Vallecano, hari Minggu (4/11) dini hari WIB. Anak-anak didikan Ernesto Valverde perlu 2 goal lewat Ousmane Dembele serta Luis Suarez saat laga sudah berjalan hingga menit ke-87 serta 90 buat membalikkan kondisi dan memenangkan pertandingan 3-2.

Ini bisa dikatakan mencengangkan. Sebab, Barcelona turun bersama starter seperti waktu unggul 5-1 melawan Real Madrid di dalam laga bertajuk El Clasico sepekan silam. Di atas kertas, melawan musuh yang ada pada tempat ke-19 klasemen sementara La Liga Santander, mereka semestinya dapat unggul setingkat lebih mudah serta lebih telak.

Tentang hal itu, Ernesto Valverde menilai tersedia 1 kelemahan mendasar kesebelasannya kala bertanding di Stadion Campo de Futbol de Vallecas. Ini tentang penuntasan serangan. Menurut dirinya, walau mengontrol serta mendominasi pertarungan, mereka kewalahan di dalam menyelesaikan serangan yang dibuat. Atas dasar itu juga ia memasukkan Munir El Haddadi serta Ousmane Dembele.

“Serangan posisional perlu seseorang buat menjalankan dobrakan supaya goal dapat diciptakan. Kami tidak begitu baik di dalam operan-operan akhir buat menciptakan kondisi itu. Kami mesti memperbaiki lagi hal tersebut hingga dapat memperoleh permainan pas yang dibutuhkan,” urai Valverde usai pertandingan kontra Vallecano sebagaimana dilansir melalui El Pais.

Valverde pun mengaku pernah disergap kecemasan di fase ke 2. Khususnya kala Vallecano menang 2-1 dan semua punggawa Barcelona kayak kehilangan arah. Ia teringat hasil negatif melalui Leganes di bulan September silam.

“Hantu Butarque (kandang Leganes) nampak di mana-mana di saat-saat fase ke 2. Tapi, akhirnya kami memenangkan pertandingan dengan menerapkan sesuatu yang berbeda,” terangnya di dalam konferensi pers setelah pertandingan. “Saat melawan kesebelasan yang bisa membalikkan keadaan, ketakutan terus datang di kepala. Rayo sudah bertanding dan berupaya keras.”

Soal score akhir pertandingan Vallecano melawan Barca yang ketat, Valverde mengakui tidak heran. Sebab, semenjak dikalahkan Deportivo Alaves, sang musuh tidak pernah menerima kekalahan dengan score mencolok di dalam 7 pertandingan berturut-turut.